BEDAH BUKU PSIKOLOGI KEPOLISIAN
13350512_10207143354689260_1156272279872192348_o

Buku merupakan gudangnya ilmu, di dalamnya tersimpan berbagai macam informasi yang bermanfaat untuk memperluas wawasan kelimuan manusia. Manusia dapat memksimalkan daya berpikirnya dan potensi dalam diriya melalui ilmu yang terangkum dalam buku. Tidak heran jika buku disebut sebagai jendela dunia, karena buku merupakan sumber ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini.

Psikologi sebagai salah satu keilmuan yang terus berkembang dan banyak mengkaji fenomena-fenomena sosial dan kemanuasiaan salah satunya adalah tentang kepolisian yang disebut dengan psikologi kepolisian. Perkembangan keilmuan psikologi diwujudkan dalam bentuk penulisan buku psikologi kepolisian. Psikologi Kepolisian ini merupakan wujud nyata rasa cinta dan kepedulian penulis terhadap institusi kepolisian. Ada kesan yang selama ini berkembang di masyarakat “polisi dibenci dan dicintai.” Dibenci lantaran sering dianggap mengganggu bagi sementara orang yang tidak suka kebiasaannya yang tidak sesuai dengan kaidah, norma dan aturan yang dilakukkannya harus terusik kehadiran polisi. Dicintai karena polisi memberikan pengayoman, perlindungan, pelayanan kepada masyarakat.Buku psikologi kepolisian ini merupakan wujud kecintaan penulis secara menyeluruh kepada institusi kepolisian terlepas dari image masyarakat, artinya penulis dengan sepenuh jiwa mencoba memberikan sedikit sumbangsih kepada kepolisian secara umum. Dengan memberikan  gambaran, bahwa polisi itu mestinya tidak hanya dibenci, tetapi harus diberikan solusi.

Masih sedikitnya buku yang membahas tentang psikologi kepolisian menggunggah penyelenggara untuk membuat bedah buku kepolisian dengan tujuan agar psikologi kepolisian mudah dipahami dan dikenal oleh pembaca.Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya bermaksud untuk menyelenggarakan acara Bedah Buku Psikologi Kepolisian untuk memfasilitasi para pembaca buku psikologi kepolisian agar selain mendapatkan ilmu dari buku psikologi kepolisian juga dapat berinteraksi langsung dengan sang penulis buku.

Dalam  kegiatan bedah buku ini, terdapat nara sumber dari berbagai bidang kajian, yaitu kajian penegakan hukum (kepolisian), dan kajian psikologi. Luaran yang dihasilkan dari seminar ini antara lain pembaca mendapatkan pemahaman yang sebenarnya tentang polisi dilihat dari aspek self dan aspek psikologis polisi dalam menjalankan tugas nya sehari-hari. Melalui kesamaan pemahaman ini, diharapkan kerjasama  lintas bidang keilmuan akan semakin kuat dan membawa kegunaan yang makin optimal.